Jumat, 20 Mei 2016

#PetGame (Interaksi Fisik Dalam Teknologi Game)

A. Efek fisik dalam Teknologi game



Interaksi fisik dalam Teknologi game
Merupakan perangkat gerak yang melibatkan akivitas fisik sehingga permainan game didalamnya dapat sekaligus melatih otot dan gerak selayaknya berolahraga. Game-game yang melibatkan aktivitas fisik mengaruskan untuk menggerakkan tangan dan anggota tubuh. Contoh seperti game yg disediakan oleh PS3, Xbox, Nitendo Wii

Efek Fisik dalam Game
Harus diakui bahwa bermain game merupakan salah satu cara kita untuk melepas penat dari segala masalah atau melupakan sejenak tugas dari kampus atau dari kantor bagi anak kecil, remaja bahkan hingga orang dewasa. Jika terlalu lama dan sering bermain game akan ada efek yang akan kita dapatkan baik itu dari efek positif dan efek negatif. Anak-anak yang bermain game online bisa menghabiskan waktu selama lebih dari 15 jam seminggu atau rata-rata 2,5 jam perhari maka akan terkena dampak kecanduan pathologis. Namun, dengan pengaturan waktu bermain serta pengawasan yang tepat, ada sejumlah keuntungan yang jutsru akan didapat ketika kita bermain game. 

  • Efek dari game memiliki 2 kendala, yaitu positif dan negative:

              - Efek Positif 

  1. Permainan game online akan melatih pemainnya untuk dapat memenangkan permainan dengan cepat, efisien dan menghasilkan lebih banyak poin. 
  2. Meningkatkan konsentrasi. Kemampuan konsentrasi pemain game online akan meningkat karena mereka harus menyelesaikan beberapa tugas, mecari celah yang mungkin bisa dilewati dan memonitor jalannya permainan.
  3. Meningkatkan koordinasi tangan dan mata.
  4. Meningkatkan kemampuan membaca
  5. Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. 
  6.  Meningkatkan sportivitas. Sportif dan fair play adalah nilai-nilai umum yang dikembangkan dalam kompetisi pemuda.
  7. Membentuk tim kerja.
- Efek Negatif 

  1. Menimbulkan kecanduan yang kuat.
  2. Mendorong melakukan hal-hal negatif. Dengan semakin seringnya kita bermain game online semakin banyak juga kebutuhan yang harus kita .
  3. Terbelangkainya kegiatan di dunia nyata.
  4. Perubahan pola makan dan istirahat
  5. Mengganggu kesehatan.
Efek dalam bermain game


B. Collision Detection
Collision Detection adalah proses pengecekan apaka beberapa objek spesial saling bertumpuk atau tidak. Jika ternyata ada dua buah objek saling bertempuk, maka kedua objek tersebut dapat dikatakan saling bertumpukkan. Metode ini juga sering digunakan dalam membuat game antara objek dengan objek atau objek dengan sebuah frame atau pembatas. Sebagai contoh game Snake yang menggunakan metode Collision Detection antara kepala ular yang kita perintah lewat keyboard denan objek tujuan atau pembatas sebuah arena game. Contoh lain pada Collision Detection adalah pada game shooter, yaitu pada peluru dan objek sasaran akan menjadi sebuag deteksi tabrakan. Untuk membuat metode deteksi tabrakan dengan menggunakan logika if-else.


Algoritma Collision Detection

Collision Detection
C. User Interface Pada Game

User Interface secara Umum
User Interface adalah cara program dan user atau pengguna saling berkomunikasi dengan sistem. Istilah user interface terkadang digunakan sebagai pengganti istilah HCI (Human Computer Interaction). User interface berfungsi untuk menghubungkan atau menjadi penterjemah antara pengguna denga sistem operasi, sehingga komputer dapat digunakan

User Interface pada Game

Perbedaan antara user interface game dengan use yang lainnya terletak pada desain user intercafe pada game terdapat tambahan unsur fiksi dalam pembuatannya.

  • Diegetic 
Elemen User Interface yang diegetic ada dalam dunia permainan sehingga para pemain dapat saling berikteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic. Contohnya adalah game Assassin's Creed.

  • Meta
Tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain merupakan gambaran yang bisa muncul di dalam dunia game. Dalam dunia game juga sering kali kita jumpai beberapa adegan dalam game tersebut yang harus mengeluarkan percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan parah pada karakter yang dimainkan.

  • Non-Diegetic
Lalu ada elemen diegetic non-tradisional, elemen ini memiliki kebebasan untuk menghapus dari fisksi permainan dan geometri. User interface ini juga hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata karena desain user interface ini juga menggunakan visual Heads-Up Display.
  • Spatial 
Elemen user interface spatial ini berdeda dengan diegetic atau non-digetic karena disajikan dalam ruang permainan dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya. Fable 3 adalah contoh di mana unsur-unsur spatial yang digunakan untuk memberikan informasi lebih kepada pemain dan mencegah mereka dari melompat ke layar peta.


User Interface pada game
Sumber:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar